ketika salju berterbaran merambah bumi
dia mengenal kembali arti kata cinta
dan membawakan nya ke belahan bumi lainnya
lalu dia tebarkan bunga-bunga disaat musim dingin
dia bercumbu dengan kehangatan alam winter
menari sesaat bersama derasnya hujan yang meredakan
dinginnya bumi
saat ini dia tersenyum ketika uluran tangan datang
dan merengkuhnya erat tak akan dilepaskan
aku kan datang menyambangi mu
seperti hari-hari berganti sesuai dengan jalurnya
Dua pekan bukan waktu yg sedikit
saat matahari bergerak dari jendela kamarnya
dan riuh kereta paling pagi menyambangi nya
tanda bahwa hari mulai di tuntaskan
waktu terus merambat menandakan umur manusia semakin surut
dua kali tidur malamnya lagi dia akan datang
membawa semua rangkaian bunga-bunga kasih sayang
diceritakan kembali masa lalu yang penuh rona warna hidup
aku akan slalu ada disini membelai rambut hitam mu
mematikan rasa kegelisahan hidup
malam ini saat bintang-bintang pergi meninggalkan
ia menebarkan lagi bunga-bunga musim dingin
menunggu hingga jingga ada di horizon
karena melewati malam bersamanya
seakan menggeluti samudra kasih yang tak terhingga
malam musim dingin tak lagi penuh dengan onak hidup
keheningan malam tergantikan dengan senyuman harapan
jangan kau tinggalkan malam ini tanpa bayangmu
kau sapa pagi hanya untukku
kupersembahkan purnama lima belasan ini hanya untukmu
karena seribu luka yang kau ceritakan
hanyalah patut untuk dikubur
dan diganti dengan harapan-harapan
yang akan aku fragmen nyataka kan bersamamu nanti
bantu ini semua menjadi sebuah perwujudan
untuk yang tercinta joewardhani
cologne´24 desember 2004
dia mengenal kembali arti kata cinta
dan membawakan nya ke belahan bumi lainnya
lalu dia tebarkan bunga-bunga disaat musim dingin
dia bercumbu dengan kehangatan alam winter
menari sesaat bersama derasnya hujan yang meredakan
dinginnya bumi
saat ini dia tersenyum ketika uluran tangan datang
dan merengkuhnya erat tak akan dilepaskan
aku kan datang menyambangi mu
seperti hari-hari berganti sesuai dengan jalurnya
Dua pekan bukan waktu yg sedikit
saat matahari bergerak dari jendela kamarnya
dan riuh kereta paling pagi menyambangi nya
tanda bahwa hari mulai di tuntaskan
waktu terus merambat menandakan umur manusia semakin surut
dua kali tidur malamnya lagi dia akan datang
membawa semua rangkaian bunga-bunga kasih sayang
diceritakan kembali masa lalu yang penuh rona warna hidup
aku akan slalu ada disini membelai rambut hitam mu
mematikan rasa kegelisahan hidup
malam ini saat bintang-bintang pergi meninggalkan
ia menebarkan lagi bunga-bunga musim dingin
menunggu hingga jingga ada di horizon
karena melewati malam bersamanya
seakan menggeluti samudra kasih yang tak terhingga
malam musim dingin tak lagi penuh dengan onak hidup
keheningan malam tergantikan dengan senyuman harapan
jangan kau tinggalkan malam ini tanpa bayangmu
kau sapa pagi hanya untukku
kupersembahkan purnama lima belasan ini hanya untukmu
karena seribu luka yang kau ceritakan
hanyalah patut untuk dikubur
dan diganti dengan harapan-harapan
yang akan aku fragmen nyataka kan bersamamu nanti
bantu ini semua menjadi sebuah perwujudan
untuk yang tercinta joewardhani
cologne´24 desember 2004
jagat - am Sonntag, 26. Dezember 2004, 16:28
